11 Juli 2015

List Masjid yang menggelar i'tikaf 10 hari Ramadhan 1436H

Inilah Daftar Masjid yang Menggelar I'tikaf 10 Hari Ramadhan

Islamedia  Alhamdulillah, tak terasa kita telah memasuki hari ke 20 bulan Ramadan 1436 Hijriyah atau Selasa (7/7/2015). 

Sebagian umat muslim sudah mulai mempersiapkan i'tikaf di masjid untuk meningkatkan amalan dibulan yang mulia ini, bahkan i'tikaf menjadi salah satu sarana untuk menggapai keutamaan lailatu qadar.

Untuk mempermudah pembaca Islamedia mencari tempat yang menggelar I'tikaf, berikut ini adalah beberapa daftar masjid yang biasa menyelenggarakan i'tikaf pada 10 malam terakhir Ramadhan di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Jakarta Pusat
1. Masjid Istiqlal: Jl. Taman Wijaya Kusuma
2. Masjid Baitul Ihsan, Kompleks Bank Indonesia (BI): Jl. Budi Kemulyaan No. 23
3. Masjid Agung Sunda Kelapa: Jl. Taman Sunda Kelapa No. 16, Menteng
4. Masjid ARH (Arief Rahman Hakim) UI: Jl. Salemba Raya
5. Masjid Bimantara, Gedung MNC: Jl. Kebon Sirih
6. Masjid Al-Hakim: Jl. Menteng
7. Masjid At-Taufiq: Jl. Guntur
8. Masjid YARSI: Cempaka Putih
9. Masjid Al Bakrie : Epicentrum

Jakarta Selatan
1. Masjid Raya Pondok Indah: Jl. Sultan Iskandar Mudal
2. Masjid Baitul Hikmah Elnusa: Jl. TB  Simatupang Kav. 1B, Cilandak
3. Masjid Agung Al Azhar: Jl. Sisingamangaraja
4. Masjid Al Hikmah: Jl. Bangka, Pela Mampang, Mampang Prapatan
5. Masjid An-Nur: Kompleks Perdatam, Pancoran
6. Masjid Jami' Al-Insan: Patal Senayan
7. Masjid As-Shofa: Jl. Raya Lenteng Agung, Jagakarsa
8. Masjid Raya Al-Ittihad: Tebet
9. Masjid Asy-Syukur: Jl. Kebayoran Lama dekat RS Medika, Permata Hijau, Kebayoran Lama
10.Masjid At-Taqwa: Pejaten, Pasar Minggu

Jakarta Timur
1. Masjid Agung At-Tin: Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
2. Masjid Bea Cukai: Jl. Ahmad Yani
3. Masjid Mudzakaroh: Jl. H. Baing, Kp. Tengah
4. Masjid Baabus Salam: Rawamangun
5. Pesantren Husnayain: Pasar Rebo
6. Masjid Al-Qolam: Iqro Islamic Center, Pondok Gede (Bekasi)
7. Masjid Labsschool : jl.Pemuda
8. Masjid Syuhada : jl. Lodan, rawamangun

Jakarta Utara
1. Masjid Raya Jakarta Islamic Center: Jl. Kramat RW 19, Kel. Tugu Utara
2. Masjid Astra: Jl. Gaya Motor, Sunter
3. Masjid Raya Kelapa Gading: samping Kelapa Gading Mall
Jakarta Barat dan Sekitarnya
1. Masjid Indosat: Jl. Daan Mogot, Jakbar
2. Masjid Agung Al-Muchlisin Jl Muwardi 1 Grogol Petamburan
2. Masjid Baitul Hikmah: Duta Bintaro, Tangerang
3. Masjid Al-Adzom, Tangerang

Depok
1. Masjid Nurul Fikri: Kelapa Dua
2. Masjid Kubah Mas: Limo
3. Masjid Ukhuwwah Islamiyah: Kampus UI

Bogor
1. Masjid Al-Hurriyyah: IPB kampus Dramaga
2. Masjid Az-Zikra Islamic Center: Perumahan Az-Zikra Sentul
3. Masjid Andalusia Islamic Center: STEI Tazkia, Sentul City

Bekasi
1. Masjid al Hidayah : cibitung, bekasi

Padang
1. Mesjid Jabal Rahmah, Komplek Semen Padang, Indarung. Bisa untuk ikhwan dan akhwat.
2. Masjid Ar Rahman Adzkia Kuranji (Ikhwah). Kerjasama Markaz Dakwah Kota Padang dengan Yayasan Adzkia Sumatera Barat.
3. Mushalla Ar Rahmah Taratak Paneh Kuranji (Akhwat). Kerjasama Markaz Dakwah Kota Padang dengan Yayasan Adzkia Sumatera Barat.
4. Masjid Nurul Iman, Padang. Diselenggarakan oleh IKADI, PERTI, Muhammadiyah & Pengurus Masjid Nurul Iman dan merangkul Pemko Padang.
5. Masjid Ar Raudhah SMAN 10.

Kami menghimbau agar pembaca melakukan survei lapangan sebelum memutuskan tempat i'tikaf. Ini penting mengingat perubahan kebijakan terkait program Ramadhan bisa saja terjadi kapan pun. Semoga bermanfaat. Selamat melaksanakan ibadah i'tikaf.[Islamedia/YL]


Dikutip dari Islamedia

Merindui Lailatul Qadar

Merindui Lailatul Qadar

Jum'at, 10 Juli 2015 - 09:25 WIB

Seandainya kita mendapati Lailatul Qadar, mengenali tanda-tandanya, kita dianjurkan memperbanyak do'a untuk memohon permaafan dari Allah Ta'ala

Merindui Lailatul Qadar

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

PAGI ini matahari masih bersinar seperti biasa. Langit bersaput mendung dan sinar matahari bakda syuruq terang menyilaukan. Ada harapan bahwa Lailatul Qadr belum terlewat untuk kita kejar di hari-hari yang akan datang.

Mari kita ingat sejenak sabda Nabi shallaLlahu alaihi wa sallam:

ليلة لقدر ليلة سمحة, طلقةو لا حارة, ولا باردة, تصبح الشمس صبيحتها ضعيفة حمراء

"Lailatul Qadar adalah malam yang indah, cerah, tidak panas dan tidak juga dingin, (dan) keesokan harinya sinar mataharinya melemah kemerah-merahan." (HR. Ath-Thayalisi, Ibnu Khuzaimah dan Al-Bazzaar).

Inilah suasana pagi yang malamnya merupakan Lailatul Qadr. Matahari bersinar, cerah, tetapi sinarnya melemah kemerah-merahan. Sementara malamnya tidak panas, meskipun bertepatan dengan musim panas, dan tidak pula dingin menggigil meskipun di musim dingin.

Rasulullah shallaLlahu alaihi wa sallam juga mengabarkan kepada kita tanda yang menguatkan:

صبيحة ليلة لقدر تطلع الشمس لا شعاع لها كأنها طست حتى ترتفع

"Pagi hari malam Lailatul Qadar, matahari terbit tidak menyilaukan, seperti bejana hingga meninggi." (HR. Muslim).

Inilah tanda-tanda yang tampak sesudah Lailatul Qadar berlalu. Maka ketika pagi ini kita belum mendapati tanda-tandanya, berarti ada harapan besar untuk meraihnya di hari-hari yang akan datang.

Rasulullah shallaLlahu alaihi wa sallam bersabda:

تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ

"Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan" (HR. Bukhari dan Muslim).

Inilah malam yang penuh kemuliaan. Sangat beruntung mereka yang mendapatkan Lailatul Qadar. Rasulullah shallaLlahu 'alaihi wa sallam bersabda.

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إَيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim).

Ada ampunan, ada maaf. Seandainya kita mendapati Lailatul Qadar, mengenali tanda-tandanya, kita dianjurkan memperbanyak do'a untuk memohon permaafan dari Allah Ta'ala. Rasulullah shallaLlahu alaihi wa sallam menasehatkan do'a:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

"Ya Allah Engkau Maha Pemaaf dan mencintai orang yang meminta maaf, maka maafkanlah aku." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Kapan do'a ini kita baca? Di malam Lailatul Qadar. Tetapi baik juga dibaca di malam-malam yang lain.*

Mohammad Fauzil Adhim, penulis buku-buku parenting. Twitter: @kupinang

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar

Dikutipdari Hidayatullah